Pages

MP3 PLAYER

Dengar Lagu MP3 Indonesia

SejutaLagu MP3 Player

Browser Anda belum memiliki Adobe Flash Player. Klik disini untuk download.

Selasa, 25 Desember 2012

Sekali Ngecas Mobil Listrik Dahlan Iskan Hanya Butuh Rp 73.200



Jakarta - Minggu kemarin, mobil sekelas Ferrari bertenaga listrik milik Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Dahlan Iskan baru saja diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat di depan kantor PSSI, Senayan, Jakarta. 

Mobil bernama asli Tucuxi buatan Danet Suryatama ini bakal diproduksi sekaligus menjadi mobil listrik buatan Indonesia, maka yang menjadi pertanyaannya, kira-kira butuh berapa lama dan butuh biaya berapa jika mobil tersebut dicas?

Pembuat Tucuxi, Danet Suryatama, menjelaskan kalau mobil listrik Tucuxi ini memiliki kapasitas baterai sebesar 61 kWh. Dalam keadaan baterai kosong pengisian atau charging baterainya membutuhkan waktu 3 sampai 4 jam.

Bagaimana kalau diisi di Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang sudah beroperasi di beberapa tempat di Jakarta dan sekitarnya? Mobil listrik Tucuxi ini memiliki kapasitas baterai 61 kWh sedangkan tarif pengecasan yang ditetapkan oleh pemerintah di SPLU yakni Rp 1.200 per kWh berdasarkan tarif listrik non subsidi dari PT PLN.

"Kalau per kWh-nya Rp 1.200 ya tinggal kita kalikan saja dengan kapasitas baterainya. Tucuxi ini memiliki 61 kWh jika dikalikan Rp 1.200 ya sekitar Rp 73.200," ungkap Danet Suryatama saat berbincang dengan detikOto, Senin (24/12/2012).

Jadi mobil listrik Tucuxi ini jika mengisi di SPLU cukup membayar Rp 73.200. Dengan harga itu baterai sudah terisi penuh. 

Dengan kapasitas baterai 61 kWh, mobil listrik Tucuxi milik Dahlan Iskan ini mampu menempuh jarak kurang lebih 400 km dan menghabiskan dana sebesar Rp 73.200 saja.

Sedangkan mobil dengan bahan bakar konvesional jika menempuh jarak 400 km akan memakan dana yang cukup besar terutama mobil dengan kapasitas mesin 3.500 cc.

Jika katakan saja mobil bermesin bensin itu memiliki konsumsi BBM 1:10, maka untuk menjangkau jarak 400 km dibutuhkan 40 liter BBM. Dengan harga BBM non subsidi sekitar Rp 9.100 per liter, maka dengan jarak itu, maka dana yang dikeluarkan mencapai Rp 364.000. Wah jauh sekali perbedaannya ya?

Jumat, 21 Desember 2012

Honda CB150R StreetFire Vs Yamaha New V-Ixion

 
Jakarta - Persaingan motor sport di Tanah Air semakin sengit setelah 2 pabrikan motor Honda dan Yamaha meluncurkan motor sport terbarunya di kelas 150 cc. Honda dengan CB150R StreetFire sedangkan Yamaha dengan New V-Ixion. Hebat mana?

Peluncurannya pun tidak jauh berbeda, Honda meluncurkan CB150R StreetFire pada tanggal 12 bulan 12 tahun 2012 sedangkan Yamaha meluncurkan New V-Ixion pada 15 Desember 2012 di Bandung.

Dalam versus kali ini mari kita simak bersama antara Honda CB150R StreetFire dan Yamaha New V-Ixion.
1.SEGI DESAIN
Dari segi desain Honda CB150R StreetFire ini mengusung desain "speedy shape" berkarakter tajam, berkesan ramping dan ringan sebagai cerminan dari motor sport berperforma tinggi yang membangkitkan aura kecepatan. Garis desainnya seirama dan menyatu serta mengalir mulai dari lampu depan hingga spakbor belakang, sehingga menunjang tampilan keseluruhan yang sporti dan agresif.

Sementara untuk Yamaha New V-Ixion, hadir dengan desain  gagah dab lampu baru dengan sporti visor. Bagian belakangnya tampi bbaru dengan pelek dan ban lebih besar. Pada bagian samping terlihat lebih artistik dimana kekuatan bodinya memiliki sudut-sudut tajam seperti aerodinamic device, terlihat berotot dan solid di bagian depan namun tetap lancip dibagian belakang.

2. SEGI MESIN


Honda CB150R StreetFire ini dibekali mesin 150 cc, 4 langkah, DOHC, 4 katup, 6 percepatan dengan basis Honda CBR150R yang merupakan flagship Honda di segmen motor sport dengan model full fairing.

Mesin berpendingin cairan (Liquid-Cooled) yang menerapkan sistem suplai bahan bakar PGM-FI sehingga menghasilkan performa mesin yang luar biasa, akselerasi terbaik di kelasnya sekaligus hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Model motor sport terbaru Honda ini memiliki daya maksimum 12,5 kW (17,00 PS)/ 10.000 rpm dan torsi maksimum 13,1 Nm (1,34 kgf.m)/ 8.000 rpm, mesin Honda CB150R StreetFire menghasilkan performa yang luar biasa, karena dapat mencapai kecepatan maksimum 122 km/jam serta akselerasi 10,6 detik untuk menempuh jarak 0-200 meter.

Sementara untuk Yamaha New V-Ixion ini juga tetap sama dibekali mesin berkapasitas 150 cc, 4 langkahm 4 valve SOHC, Fuel INjection, berpendingin cairan yang dapat memuntahkan daya maksimal 12,2 kW (16.59 PS) di 8.500 rpm dan torsi maksimum 14,5 Nm (1.48 kgf-m) di 7.500 rpm.

3. RANGKA DAN SUSPENSI

Honda CB150R StreetFire ini menggunakan rangka inovatif tipe tubular alias teralis yang ringan namun memiliki kekuatan yang tinggi. Rangka ini dirancang khusus untuk menunjang mesin, memaksimalkan kinerja sistem suspensi ProLink dan mengurangi getaran mesin secara normal.

Motor ini mengadopsi sistem suspensi belakang Pro-Link yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi jalan sehingga membuatnya lebih stabil dan nyaman.

Sementara untuk Yamaha New V-Ixion menggunakan rangka Pressed backbone atau Deltabox yang banyak digunakan pada motor balap. Selain kokoh juga menunjang saat bermanuver dan stabil

Untuk suspensinya, New V-Ixion ini menggunakan suspensi Teleskopik pada bagian depan dan Lengan ayun, link suspensi monocross.

4. DIMENSI
 

Honda CB150R StreetFire ini memiliki dimensi panjang 2.008 mm, lebar 19mm dan tinggi 1.061 mm. Jarak sumbu roda 1.288 mm, jarak terendah ke tanah 148 mm, ketinggian tempat duduk 790 mm, berat kosong 129 kg, radius putaran minimum 1.980 mm.

Yamaha New V-Ixion memiliki dimensi panjang 2.010 mm, lebar 705 mm dan tinggi 1.30 mm. Jarak sumbu roda 1.300 mm, jarak terendah k tanah 165 mm, tinggi tempat duduk 790 mm, berat isi 129 kg.



5. HARGA
Dari segi harga CB150R StreetFire dan New V-Ixion memang tidak jauh berbeda. Untuk Honda CB150R StreetFire dibanderol Rp22,35 juta on the road Jakarta dan sekitarnya.

Sedangkan untuk Yamaha New V-Ixion tersedia dalam 2 tipe, untuk versi non engkol dibanderol Rp 22,4 juta sedangkan versi engkol dijual Rp 22,6 juta.

6. KESIMPULAN

Secara keseluruhan memang tidak jauh berbeda. Dari mesin tetap sama-sama dibekali mesin berkapasitas 150 cc namun ada beberapa perbedaan penerapan teknologi saja. Dari segi desain keduanya sama-sama menonjolkan desain yang sporti dan dari segi harga juga tidak jauh berbeda.

Jadi semua ini tergantung dari selera konsumen ingin membeli Honda CB150R StreetFire atau Yamaha New V-Ixion.